Pada artikel sebelumnya,
kita sudah tau bahwa kunang-kunang punya sifat khusus dalam menarik
pasangan. Kunang-kunang jantan mengeluarkan cahaya kelap-kelip yang
keluar dari tubuhnya, dan menandakan pesan tertentu kepada betina.
Lalu apa kata ilmuwan tentang cahaya ini? Darimana mereka berasal?
Prof Barry Trimmer dari Tufts University, Massachusetts, menemukan rahasia cahaya kelap-kelip yang dihasilkan oleh kunang-kunang. Dalam penemuannya, ia menemukan nitrogen monoksida (NO) yang menjadi penghantar sinyal flash, sekaligus menjadi kunci mekanisme kedap-kedip cahaya kunang-kunang.
Dijelaskan bahwa kunang-kunang memiliki sel pemantul cahaya yang mengandung banyak senyawa luciferin. Senyawa ini bereaksi dengan adenosine triphosfat (ATP). Cahaya lalu dihasilkan oleh bagian tubuh yang bernama luciferin, bercampur dengan enzim yang disebut luciferase.
Dengan adanya luciferase, luciferin akan menjadi aktif, lalu bereaksi dengan Oksigen. Hasil reaksi ini adalah energi, yang lantas timbul sebagai cahaya dibantu oleh Nitrogen Oksida tadi.
Reaksi berlangsung di dalam sel photocyte sehingga cahaya dapat terlihat. Sistem kerja syaraf akan mengatur perut kunang-kunang untuk mengeluarkan flash secara periodik dan teratur.
Lalu apa kata ilmuwan tentang cahaya ini? Darimana mereka berasal?
Prof Barry Trimmer dari Tufts University, Massachusetts, menemukan rahasia cahaya kelap-kelip yang dihasilkan oleh kunang-kunang. Dalam penemuannya, ia menemukan nitrogen monoksida (NO) yang menjadi penghantar sinyal flash, sekaligus menjadi kunci mekanisme kedap-kedip cahaya kunang-kunang.
Dijelaskan bahwa kunang-kunang memiliki sel pemantul cahaya yang mengandung banyak senyawa luciferin. Senyawa ini bereaksi dengan adenosine triphosfat (ATP). Cahaya lalu dihasilkan oleh bagian tubuh yang bernama luciferin, bercampur dengan enzim yang disebut luciferase.
Dengan adanya luciferase, luciferin akan menjadi aktif, lalu bereaksi dengan Oksigen. Hasil reaksi ini adalah energi, yang lantas timbul sebagai cahaya dibantu oleh Nitrogen Oksida tadi.
Reaksi berlangsung di dalam sel photocyte sehingga cahaya dapat terlihat. Sistem kerja syaraf akan mengatur perut kunang-kunang untuk mengeluarkan flash secara periodik dan teratur.
0 komentar:
Posting Komentar