Cari

Algip Publish From Fiti Company. Diberdayakan oleh Blogger.

Categories

Islami (77) kesehatan (44) Pendidikan (20) sains (20)

Pengikut

Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Olahraga Ringan Atasi Rematik

Written By Unknown on Selasa, 28 Agustus 2012 | 17.00

Tempat-tempat Penyakit Rematik
Penyakit rematik ada ratusan jenisnya. Rematik jenis peradangan yang disebabkan asam urat termasuk jenis banyak yang ditemui di Indonesia. Olahraga ringan ternyata bisa mengatasi penyakit iniHampir seluruh penduduk dunia pernah mengalami nyeri atau pegal di bagian tubuhnya.
17.00 | 0 komentar | Read More

Jalan, Meningkatkan Fungsi Otak dan Antidepresi

Jalan kaki itu sehat
 Banyak orang belum mengetahui manfaat dari olahraga jalan. Bahkan, jalan dinilai kurang bermanfaat dan digolongkan olahraga kelas dua. Padahal, menurut penelitian, jalan sarat manfaatnya.
16.54 | 1 komentar | Read More

Minyak Zaitun Bendung Sel Kanker

Written By Unknown on Minggu, 26 Agustus 2012 | 18.51

Minyak Zaitun
Kendati masih dalam taraf penelitian di laboratorium, tapi hasil sementara menunjukkan minyak zaitun bisa mencegah sel kanker. Hal ini membuktikan tanaman yang disebut dalam Al-Qur'an merupakan obat alamiah dan ilahiah.Dalam surat At-Tin, Allah memang bersumpah demi buah tin dan buah zaitun. Kemudian, para ilmuwan dan dokter yang meniliti sumpah Sang Khalik itu ternyata membuktikan bahwa zaitun merupakan sumber makanan dan obat dari berbagai penyakit.
18.51 | 0 komentar | Read More

Pola Makan Mempengaruhi Kesehatan Tubuh

Pola makan sehat untuk tubuh yang sehat
Pertanyaan itu wajar timbul bila melihat fenomena perkembangan penyakit yang begitu cepat dewasa ini. Apakah karena akibatkemajuan teknologi, atau memang manusianya sendiri yang sudah tak perduli dengan kesehatan.
18.13 | 0 komentar | Read More

Terapi Lumba-Lumba Atasi Depresi dan Autis

Terapi lumba-lumba untuk anak autis
Aneh tapi nyata, tapi itulah yang terjadi. Dewasa ini, untuk mengatasi depresi ternyata tidak hanya melalui terapi meditasi, musik, psikoterapi ataupun obat-obatan. Namun, juga bisa menggunakan lumba-lumba sebagai alternatif. Jika Anda termasuk seseorang yang mudah mengalami depresi tak ada salahnya meluangkan waktu berenang bareng Lumba-lumba.
18.05 | 0 komentar | Read More

Teh Herba Kendalikan Diabetes

Teh Herbal Kendalikan Diabetes
Bagi penderita diabetes mungkin tak perlu gelisah lagi dengan tingginya harga obat untuk pengendali kadar gula darah. Karena, sekarang ini ditemukan obat alami dengan fungsi yang sama yaitu teh herba. Teh herba yang dikemas dalam teh celup itu merupakan hasil dari Pusat Studi Obat Bahan Alam (PS - OBA) Departemen Farmasi, Universitas Indonesia, Agustus 2005 lalu.
17.59 | 0 komentar | Read More

Gerakan Sholat Bermanfaat Untuk Kesehatan Tubuh

Shalat
Sholat ternyata tidak hanya menjadi amalan utama di akhirat nanti, tapi juga gerakan-gerakan salat adalah yang paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Bahkan dari sudut medis, sholat adalah gudang obat dari berbagai jenis penyakit.
17.51 | 1 komentar | Read More

Diet Melawan Kanker Prostat

Kanker Prostat
Kanker prostat bagi pria sama menakutkannya dengan kanker payudara bagi wanita. Walaupun kanker prostat seringkali tidak berakibat fatal, namun dapat merusak kualitas hidup bagi si penderita.
17.42 | 0 komentar | Read More

Beberapa Langkah Agar Awet Muda

Awet Muda, Cantik Seperti Model
Siapa yang tidak ingin terlihat awet muda, semua orang yang sudah berumur atau sudah ada kerutan di wajahnya pasti ingin terlihat awet muda. Ada beberapa langkayang anda bisa ikuti untuk bisa awet muda. Sejak zaman dahulu, rahasia untuk awet muda dan tetap sehat selalu dicari orang, baik priamaupun wanita. Berbagai penelitian dilakukan para pakar untuk menemukan teknik yang dinilai paling efektif. Namun apapun teknik yang ditawarkan, untuk mendapatkan hasil terbaik tetap dibutuhkan usaha yang konsisten dalam memperbaiki pola hidup dan pola makan.
01.01 | 0 komentar | Read More

Mengapa Anak Tidak Boleh Gemuk?

Sayangi anak anda, Gemuk itu Resiko!
Anak gemuk memang terlihat lucu dan menggemaskan. Namun, gemuk ternyata tidak selalu berarti sehat, melainkan bisa juga sebagai indikasi adanya penyakit yang harus diperiksa sejak dini.
00.43 | 0 komentar | Read More

Stres Menyebabkan Otak Mengecil

Waspadai Tingkat Kestresan anda. Berliburlah!
Hidup dalam keadaan stres ternyata tidak hanya bisa mempengaruhi kemampuan berpikir dan daya ingat karena otak mengecil, tapi juga membuat daya tahan tubuh semakin buruk dan memudahkan penyakit masuk ke dalam tubuh.
00.33 | 0 komentar | Read More

Penanganan Gendang Telinga Robek dengan Miringoplasti cangkok lemak

Written By Unknown on Minggu, 02 Oktober 2011 | 20.40

Gendang Telinga
Gendang telinga / membran timpani /tympanic membrane / eardrum adalah suatu membran/selaput yang terletak antara telinga luar dan telinga tengah. Fungsi membran ini sangat vital dalam proses mendengar. Bila terjadi kerusakan pada membran ini dapat dipastikan bahwa fungsi pendengaran seseorang terganggu.
Robeknya membran ini merupakan salah satu kerusakan yang sering dialami baik pada anak-anak maupun dewasa. Penyebab robeknya membran ini antara lain disebabkan oleh infeksi telinga tengah(otitis), trauma baik secara langsung maupun tidak langsung misalnya tertusuk alat pembersih kuping, suara ledakan yang berada didekat sekali dengan telinga kita, menyelam dengan kedalaman yang dianggap tidak aman, trauma kepala akibat kecelakaan kendaraan bermotor dsb. Umumnya tanda dan gejala robeknya gendang telinga antara lain nyeri telinga yang hebat disertai keluar darah dari telinga (yang disebabkan trauma)
20.40 | 0 komentar | Read More

APRICOT COMPOTE, Memelihara Kesehatan Mata

Aprikot boleh dikatakan sebagai buah sahabat mata. “Aprikot memiliki
kandungan betakaroten yang sangat membanggakan. Dan ini sangat dibutuhkan
untuk menjaga kesehatan mata”, demikian kata Ritva Butrum, Ph.D. Wakil
Presiden sebuah penelitian yang diadakan di Institut Amerika untuk Penyakit
Kanker di Washington DC.
Senyawa karotenoid (termasuk betakaroten) dapat ditemukan dalam buah dan
sayuran yang berwarna kuning, jingga, dan merah. Betakaroten yang terdapat
dalam aprikot akan diubah menjadi vitamin A dalam tubuh. Vitamin A diperlukan
untuk mencegah radikal bebas yang menyerang retina sehingga gangguan
penglihatan atau kebutaan dapat dicegah.
Untuk 2 porsi
Bahan:
(waktu persiapan: 10 menit)
100 ml jus orange
2 sdm madu
1 sdm air jeruk lemon
½ sdt air jahe parut
2 buah aprikot, potong membujur menjadi 8 bagian
10 lembar daun mint
100 ml yoghurt atau krim kocok
Cara membuat:
(waktu memasak: 5 menit)
 Jerang jus orange, madu, air jeruk lemon, dan air jahe. Masak sebentar
hingga panas. Angkat.
 Masukkan aprikot dan daun mint. Diamkan hingga uapnya hilang. Simpan
dalam lemari es hingga saat disajikan.
 Sajikan dingin dengan yoghurt atau krim kocok jika suka.
20.04 | 0 komentar | Read More

Kesehatan Mata Dan Monitor Komputer

TEKNOLOGI memang tak bisa terlepas dari dampaknya terhadap kesehatan.
Ada yang baik dan ada yang buruk, dan masih banyak juga faktor lain
yang mempengaruhinya. Penggunaan komputer sendiri di masa sekarang kian
menjamur, baik di kantor-kantor hingga merambah dunia pendidikan bahkan
rumah-rumah pribadi. Berbicara mengenai radiasi agaknya masih terlampau
jauh karena beberapa penelitian yang sudah dilakukan para ahli belum
memberikan bukti-bukti jelas untuk terlalu takut akan hal ini, dan
sejauh ini sebagian besar riset membuktikan bahwa radiasi dari monitor
komputer masih berada dalam batas yang aman-aman saja bila penggunaannya
tidak terlalu berlebihan. Namun yang paling sering terdeteksi adalah
adanya gangguan yang berhubungan dengan mata seperti mata lelah, pegal,
mata kering, kesulitan menangkap objek hingga sakit kepala yang bisa
disebabkan akibat gangguan tersebut.
Sekilas Mengenai Mata Lelah
Mata lelah, tegang atau pegal adalah gangguan yang dialami mata karena
otot-ototnya yang dipaksa bekerja keras terutama saat harus melihat
objek dekat dalam jangka waktu lama. Otot mata sendiri terdiri dari
tiga sel-sel otot eksternal yang mengatur gerakan bola mata, otot
ciliary yang berfungsi memfokuskan lensa mata dan otot iris yang
mengatur sinar yang masuk ke dalam mata. Semua aktifitas yang
berhubungan dengan pemaksaan otot-otot tersebut untuk bekerja keras,
sebagaimana otot-otot yang lain akan bisa membuat mata mengalami
gangguan ini. Gejala mata terasa pegal biasanya akan muncul setelah
beberapa jam kerja. Pada saat otot mata menjadi letih, mata akan
menjadi tidak nyaman atau sakit.
Ini akan dapat mempengaruhi pandangan yang bisa menjadi samar karena
terganggunya kemampuan untuk memfokuskan, hingga sakit kepala ringan
sampai cukup serius. Seperti dijelaskan tadi, bahwa melihat suatu
objek pada jarak yang sama terus-menerus akan dapat menyebabkan otot-
otot mata menjadi lelah, terutama pada orang yang bekerja dengan jarak
sangat dekat dengan monitor komputer. Beberapa faktor penyebab lain
yang bisa menyebabkan hal ini terutama adalah melihat objek yang
terlalu dekat selama terus menerus, kemudian juga kesahan menggunakan
kaca mata yang tidak sesuai.
Faktor lainnya meliputi pencahayaan yang kurang mendukung, masalah-
masalah alergi atau mata kering dan ketidakseimbangan susunan otot
mata yang akan mengakibatkan mata harus bekerja lebih keras untuk
dapat menangkap objek. Sebuah survei di AS pernah menemukan sekitar
90% pengguna komputer secara kontinu 3 jam sehari rata-rata pernah
mengalami mata lelah.
Mengatur Jarak Yang Nyaman Bagi Mata
Sebagaimana organ tubuh lain, mata juga memiliki keterbatasan
adaptasi dan sangat peka terhadap pengaruh lingkungan sekitar.
Tubuh biasanya akan menyesuaikan berapapun jarak yang dibutuhkan
agar mata dapat melihat secara nyaman. Namun pada kasus-kasus
dimana mata lelah kerap terjadi, posisi monitor komputer merupakan
hal patut diperhatikan pertama sekali. Komputer yang letaknya
tidak dirancang dengan baik akan bisa mengakibatkan posisi tubuh
yang janggal, dan akhirnya berpengaruh pada gangguan-gangguan mata
dalam fungsi penglihatannya. Yang menjadi perhatian dalam hal ini
adalah jarak antara mata dengan monitor komputer. Tidak ada
batasan pasti tentang jarak ini, dan masih banyak faktor lain
yang mempengaruhinya seperti besar monitor, namun para ahli
mematok paling tidak jarak 50-70 cm harus tercapai antara mata
dengan monitor. Ada pula sebagian ahli yang menyimpulkannya dalam
rumus yang didapat dengan mengkalikan lebar diagonal layar dengan
bilangan dua.
Selanjutnya bukan hanya jarak yang penting melainkan juga letak
tinggi monitor komputer. Posisi yang dianjurkan adalah meletakkan
monitor agak lebih rendah dari ketinggian mata, paling tidak letak
bagian tengah monitor antara 10-23 cm di bawah mata. Walaupun
membuat mata sedikit bergerak untuk melihat ke bawah, namun
penelitian sudah membuktikan bahwa mata akan bekerja lebih baik
pada jarak demikian. Dan hal ini dirasakan para ahli lebih baik
ketimbang meletakkan monitor lebih tinggi dari mata yang dapat
memicu kekakuan otot leher, punggung dan bahu. Ini juga yang
membuat mengapa di kebanyakan instansi kini letak monitor adalah
di bawah meja kaca transparan, dan rata-rata pemasangan komputer
meletakkan CPU (Central Processing Unit) yang lebih dikenal awam
sebagai mesin komputer di samping monitor atau di bawah meja.
Jarak dan tinggi kursi juga harus ikut diatur sedemikian rupa
agar telapak kaki tidak menggantung.
Mengatur Pencahayaan Ruangan
Pencahayaan ruangan yang mendukung sudah terbukti akan meningkatkan
produktivitas kerja seseorang, dan yang dianjurkan adalah
cahaya yang tidak terlalu terang maupun redup.Cahaya yang
terlalu terang akan membuat silau dan mengganggu penglihatan,
sementara terlalu redup bisa merusak mata lama kelamaan karena
akan sepenuhnya membuat mata melihat langsung ke sumber cahaya
walaupun tidak sebesar menyaksikan televisi biasa. Bayangan pada
layar monitor juga harus dihindari karena dapat mengurangi
tingkat kontras, apalagi pada background monitor yang berwarna gelap.
Selain lampu, sinar matahari yang masuk melalui jendela dan
menyebabkan rasa silau di seputarnya juga harus dihindari. Pengaturan
pencahayaan ruangan yang baik adalah dengan mengatur letak meja
komputer sehingga sinar terang yang datang dari atas kepala atau
jendela tidak berada di sekitar meja kerja saat melihat monitor.
Posisi meja yang dianjurkan adalah di samping karena bila jendela
terletak di depan akan menyilaukan mata sementara di belakang dapat
menimbulkan bayangan pada monitor komputer Kemudian penggunaan
lampu meja juga sering membuat objek di sekitar monitor menjadi
lebih terang ketimbang cahaya yang keluar dari monitor komputer.
Lampu meja sebaiknya disesuaikan cahayanya sehingga tak langsung
menerpa mata ataupun mengenai layar monitor. Penggunaan lapisan
layar yang lebih lazim disebut antiradiasi sendiri sebenarnya
lebih sering tak bermanfaat untuk mengurangi radiasi tetapi lebih
kepada fungsinya untuk menahan sinar terang dari layar komputer.
Memilih Monitor Komputer
Monitor komputer flat yang sekarang semakin banyak digunakan
juga tak terlalu banyak membantu dalam hal mengurangi radiasi
atau cahaya yang dilihat langsung, tetapi lebih pada tempat
meletakkannya yang lebih praktis. Monitor cukup bila kualitasnya
mencukupi. Gambar yang bagus dan layak pada layar akan membuat
mata bekerja secara efisien dan lebih nyaman. Pixel yang banyak
dan resolusi yang lebih baik akan membantu juga kerja mata,
dan layar komputer yang lebih lebar akan membantu apalagi bila
pekerjaan menuntut kemampuan visual yang tinggi. Untuk monitor
berwarna, yang dianjurkan adalah titik-titik warna yang lebih
kecil (kurang dari 0,28 mm). Jangan juga lupakan kemampuan
pengaturan kontras yang baik, dan hindari debu yang menempel
pada monitor karena dapat menurunkan tingkat kontras. Tampilan
layar yang bergoyang-goyang dan tak stabil juga akan merusak
mata lebih cepat karena memaksa otot-otot mata bekerja lebih
keras dan lebih mudah menjadi lelah atau tegang.
Kedipan Mata Dan Menghindari Mata Kering
Tanpa disadari, sebuah penelitian di AS pernah memberikan bukti bahwa
pengguna komputer ternyata lebih jarang mengedipkan mata dibanding kedipan
normal mata yang terjadi sekitar 12 kali permenit. Rata-rata yang didapat adalah
hanya 5 kali berkedip permenit saat menggunakan komputer, padahal
mengedipkan mata ini sangat penting untuk mengurangi resiko mengalami mata
kering karena semakin lama mata terbuka terus menerus akan semakin tinggi
kemungkinan kornea mata untuk mengalami dehidrasi dan bisa merasa panas
atau sakit, terasa seperti ada pasir hingga kelopak mata yang terasa berat.
Para ahli tadi menganjurkan untuk menggunakan tetes mata bila hal ini sudah
terjadi, dan menghindari penggunaan lensa kontak atau kacamata saat bekerja di
depan komputer karena dapat mengurangi aliran udara di sekitar bola mata
dan udara yang terjebak di dalam kacamata akan mudah menjadi lembab, serta
meningkatkan kelembaban ruangan bila memungkinkan. Pada ruangan ber-AC,
kelembaban udara umumnya menurun sehingga kondisi lingkungan yang kering
akan meningkatkan penguapan air mata serta membuat pengguna lensa kontak
akan lebih mudah mengalami iritasi. Solusi bagi pemakai kacamata sendiri
adalah dengan kacamata khusus yang dipakai untuk bekerja di depan komputer,
terutama bagi pengguna lensa presbiopia. Lensa khusus ini sebaiknya
disesuaikan dengan jarak pandang dan sudut aman mata terhadap layar monitor.
Penggunaan lapisan antirefleksi pada kacamata di beberapa negara maju telah
diteliti mampu mengurangi kelelahan mata.
Beberapa faktor yang perlu diperhatikan diatas merupakan hal-hal yang penting
bagi pengguna rutin komputer dalam hitungan waktu yang tinggi dalam
hubungannya dengan kesehatan mata dan gangguan-gangguan yang kerap
terjadi seperti mata lelah, tegang, dan tak jarang kering tersebut. Dan masih ada
satu hal penting yang perlu diingat, bahwa sangat perlu untuk selalu
mengistirahatkan mata walau sebentar di kala bekerja di depan komputer.
Cara paling umum untuk mengatasi mata lelah selain penggunaan berbagai obat
tetes ini dapat dilakukan dengan memfokuskan pandangan pada objek yang jauh
cukup selama beberapa detik saja dan sebaiknya ambil waktu setiap 20-30 menit
untuk bangun dan merenggangkan punggung dan leher serta melihat ke
sekeliling.
Tindakan-tindakan ini akan bermanfaat sebagai tindakan awal untuk mencegah
ancaman kesehatan mata yang bisa terjadi pada semua pengguna komputer
sebelum pemeriksaan mata secara menyeluruh pada akhirnya diperlukan bila
muncul gejala-gejala lain yang lebih jauh.
20.02 | 0 komentar | Read More

Kesehatan Mata Ketika Menggunakan Komputer

Berinteraksi dengan layar komputer dalam waktu lama mengakibatkan mata
teregang dan kering. Beberapa tips yang berkaitan dengan layar televisi dapat
digunakan saat menggunakan komputer.
1. Jika sudah terlalu lama, sebaiknya berhenti dulu beberapa saat untuk
mengistirahatkan mata. Selain itu, sering berkedip juga disarankan untuk
menghindari mata kering.
2. Jika ada agangguan penglihatan saat menggunakan komputer, sebaiknya
berkonsultasi dengan dokter ahli mata.
3. Jarak antara layar monitor dengan mata sekitar 30-40 cm dengan posisi
bagian atas layar sesuai degan ketinggian bola mata atau sedikit di bawah
batas mata.
4. Pastikan monitor yang Anda gunakan dapat diatur kemiringannya agar
mudah menyesuaikan dengan posisi mata. Jika memiliki dana, sebaiknya
menggunakan monitor LCD karena radiasinya lebih rendah dibanding
dengan monitor CRT.
5. Gunakan screen protector di layar komputer untuk mengurangi pancaran
radiasi.
6. Jika mengalami gangguan penglihatan, baik rabun jauh atau dekat,
gunakan kacamata untuk memastikan bahwa bayangan tepat jatuh di
retina.***
20.00 | 0 komentar | Read More

Kesehatan Mata Saat Menonton Televisi

Sebenarnya menonton televisi merupakan hal yang aman bagi mata, karena
peregangan di mata saat melihat televisi tidak terlalu berlebihan dibanding saat
menbaca. Dengan memperhatikan hal berikut, mata Anda aman saat melihat
televisi :
1. Pencahayaan yang memadai, tidak terlalu besar dan terlalu rendah.
Pencahayaan yang terlalu kuat dapat mengurangi kontras di layar dan
mengaburkan pandangan. Sebaiknya tidak menempatkan sumber cahaya
yang dapat mengakibatkan pantulan di televisi. Sebaiknya warna di sekitar
televisi bercorak netral.
2. Sebaiknya cahaya di ruang televisi tidak gelap total. Ruangan yang gelap
total mengakibatkan kontras televisi menjadi berlebihan sehingga
mengganggu kenyamanan mata. Warna di ruangan tidak menyesuaikan
dengan televisi, melainkan televisi yang menyesuaikan kondisi ruangan.
3. Perhatikan jarak menonton. Setidaknya jarak antara mata dan televisi
adalah lima kali diameter layar. Pada jarak tersebut, gambar dapat terlihat
jelas dan tidak mengganggu mata. Jika sering menonton dalam jarak dekat,
sebaiknya segera melakukan pemeriksaan kesehatan mata. Rabun jauh
(myopia) sering terjadi pada anak yang menonton televisi dalam jarak
dekat.
4. Pastikan televisi telah diatur dengan baik. Posisi televisi sebaiknya sejajar
dengan mata sehingga ketika menonton tidak harus mendongak atau
membungkuk.
5. Jika diharuskan memekai kacamata, gunakan kacamata tersebut saat
menonton televisi.
19.59 | 0 komentar | Read More

Tips kesehatan mata

Penglihatan jelas dapat membantu kita dalam berbagai hal, misalnya bekerja,
menikmati pemandangan alam, atau komunikasi dengan orang lain. Jika ingin
memiliki mata yang sehat, sudah tentu Anda harus merawatnya.
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mempertahankan kesehatan mata,
simak saja disini :
1. Periksa kesehatan mata pada dokter ahli mata. Pada kunjungan tersebut
tidak hanya dilakukan pemeriksaan kemapuan pandang (visus), melainkan
juga pemeriksaan tekanan bola mata (untuk mengetahui glaukoma),
pemeriksaan degenerasi makula, kemungkinan katarak, dan pemeriksaan
lain. Jika memiliki riwayat penyakit mata, diabetes, atau darah tinggi,
disarankan melakukan pemeriksaan setidaknya dua kali setahun.
2. Segera konsultasi dengan dokter jika didapatkan perubahan pada
kemampuan pandang, misalnya pandangan ganda atau kabur, terdapat
huruf yang hilang saat melihat hasil cetakan, tidak dapat melihat wajah
dengan jelas, atau gangguan pandang lainnya.
3. Lindungi mata dari paparan sunar ultra violet (UV), debu, angin dan cahaya
yang terlalu kuat. Jika berada di daerah dengan sinar matahari sangat kuat,
gunakan kacamata UV.
4. Konsumsi makanan yang sehat untuk mata, misalnya yang mengandung
antioksidan, karotin (wortel, bayam), mengandung seng (daging sapi atau
domba), dan selenium (ikan atau daging merah).
5. Hindari cedera mata. Gunakan kacamata pengaman saat bekerja, terutama
bila pekerjaan yang beresiko, misalnya di bengkel, pekerjaan bangunan,
atau pekerjaan lain. Jika terdapat benda asing di mata, jangan dikucek,
lebih baik gunakan air hangat steril untuk membersihkan benda asing
tersebut atau segera bawa ke dokter.
19.58 | 0 komentar | Read More

Laser Dingin, Solusi Terbaru Kesehatan Mata

Jakarta - Kerusakan pada mata banyak dihinggapi kalangan lanjut usia, di
antaranya disebabkan penurunan ketajaman penglihatan secara perlahan-lahan.
Jelas ini akan teramat mengganggu bila tak segera dibenarkan.
Beberapa teknologi untuk perbaikan mata kemudian diciptakan, termasuk salah
satunya dengan menggunakan laser. Intinya laser digunakan untuk
menghilangkan lapisan retina mata yang mengganggu, seperti misalnya pada
kasus katarak sehingga akan didapatkan visi tajam yang serupa dengan
sebelumnya.
Teknologi laser untuk pengobatan ini terus berkembang hingga kini. Setelah
sebelumnya diawali dengan cara excimer laser, hingga merembet ke prosedur
laser assisted insitu keratomileusis (Lasik). Pada teknologi Lasik ini sendiri, tahap
penyembuhan mata telah mencapai perbaikan pada gangguan mata seperti
minus (myopia), plus (hypermetropia), dan silinder (cylindris).
Setelah Lasik ditemukan, kemudian dikembangkan teknologi Wavefront guided
lasik. Dimana pada teknologi baru ini bukan cuma kelainan mata plus, minus
atau silinder saja yang diperbaiki. Namun, cara mendeteksi dan menghilangkan
kelainan karena ketidakteraturan pada permukaan mata bisa dilakukan dengan
lebih akurat.
Untuk menambah fungsi dari teknik pengobatan ini, kemudian dikembangkan
teknologi baru berbasis software PAC, yang lazim disebut Presby-Lasik.
“Prosedur Presby Lasik tidak hanya dapat menghilangkan minus dan silinder,
tetapi juga mampu menanggalkan kacamata plus pada orang tua karena terkena
presbyopia,” tutur Dr Alain Telandro, penemu teknologi perangkat lunak Presby
Lasik, di acara pembukaan Jakarta Timur Eye Center (JTEC) di RS Harapan
Bunda, Jakarta Timur (24/2).
Cara tersebut bisa dilakukan, menurut Telandro karena teknologi laser yang satu
ini dapat membuat suatu bentuk multifocal pada kornea mata. Sehingga bentuk
akhir kornea pada saat terjadi penyakit, yang semula rata menjadi menonjol,
akan dapat diperbaiki. “Lebih dari 80 persen mereka yang telah melakukan
tindakan Presby Lasik dengan PAC, meninggalkan ketergantungannya dengan
kacamata baca,” kata Telandro lagi. “Sisanya yang 20 persen tetap
menggunakan kacamata baca dengan tingkat dioptri yang lebih rendah.”
Laser Dingin
Menurut Dr Setiyo Budi Riyanto SpM, dokter spesialis mata setempat, teknologi
ini tergolong paling cepat di bidangnya, dalam kategori lama operasi. “Dengan
teknologi laser dingin di dalamnya, tindakan operasi hanya diperlukan waktu
selama 20 sampai 30 menit untuk satu bola mata,” paparnya, pada kesempatan
serupa.
Dengan kecepatan serupa itu, keperluan rawat inap diharapkan ditiadakan
hingga mampu menurunkan biaya perawatan yang makin besar.
Hingga saat ini, penyakit kelainan mata karena faktor usia terus membengkak di
Indonesia. Data terakhir menunjukkan setiap tahun paling tidak 200 ribu
penderita buta katarak baru lahir di negeri ini. Hal tersebut kemudian
menyebabkan Indonesia menjadi negara ketiga terbesar di dunia yang memiliki
penderita katarak. Sementara di tingkat Asia tenggara menduduki peringkat
pertama. Angka tersebut diperkirakan akan terus mengkhawatirkan mengingat
bila saat ini ada sekitar 220 juta jiwa penduduk Indonesia, maka penderita buta
katarak diperkirakan akan mencapai 1.672 juta orang kedepannya.
19.54 | 0 komentar | Read More

Fakta dan Mitos Seputar Kesehatan Mata

Banyak mitos yang berkembang seputar kesehatan mata. Bagaimana
kebenarannya? Inilah penjelasan Dr Ricky Roroh, SpM dari Klinik Mata
Nusantara.
Mitos: Konsumsi wortel setiap hari akan membuat mata sehat, pandangan
jernih, dan mencegah rabun jauh.
Fakta: Wortel mengandung karoten yang bermanfaat untuk kesehatan mata.
Tapi sumber karoten tidak hanya wortel. Buah lain seperti pepaya dan mangga
juga mengandung karoten yang tinggi, bahkan buah merah dari Papua yang
sedang tren saat ini telah diteliti mengandung karoten yang jauh lebih tinggi dari
buah-buah lainnya. Jadi, meski wortel bermanfaat untuk kesehatan mata, tidak
perlu mengonsumsinya setiap hari. Sumber karoten bisa diselang-seling dengan
buah-buah lainnya dalam jumlah secukupnya.
Orang pun menganggap sayuran yang mengandung vitamin A ini berperan besar
dalam fungsi penglihatan manusia. Tapi sebenarnya vitamin A yang ada dalam
wortel lebih banyak berperan pada metabolisme sel-sel saraf yang ada di retina.
Jadi, banyak makan wortel pun tak dapat mencegah bertambahnya/mengurangi
jumlah minus/plus/ silinder lensa kacamata anak. Maksudnya, kalau pangkal
kesalahan terjadi pada sistem optik tentu vitamin A tidak bisa memperbaiki
keadaan tersebut. Sama dengan kamera yang lensanya sudah tidak fokus. Film
dengan merek apa pun yang dipakai tetap akan menghasilkan gambar buram.
Mitos: Membaca sambil tiduran menyebabkan rabun jauh.
Fakta: Mitos ini tidak benar. Seseorang yang sudah punya kecenderungan rabun
jauh, misalnya dalam keluarga hampir semua menderita rabun jauh, meski tidak
pernah membaca sambil tiduran, tetap saja berpotensi terkena rabun jauh. Yang
menjadi masalah dalam aktivitas ini adalah apabila jarak baca terlalu dekat.
Seperti diketahui membaca sambil tidur biasanya membuat jarak buku dengan
mata makin lama makin dekat sehingga mata dipaksa untuk terus fokus dalam
jarak yang tidak ideal. Tidak hanya sambil tiduran, membaca sambil duduk atau
berdiri sekalipun kalau jaraknya kurang dari 12 inci (sekitar 30 cm) membuat
mata cepat lelah sehingga dalam jangka panjang bisa menyebabkan gangguan
rabun jauh.
Mitos: Membaca dengan cahaya remang-remang menyebabkan rabun jauh.
Fakta: Membaca dalam ruang yang penerangannya kurang membuat mata
cepat lelah. Seperti laiknya melihat dalam gelap, mata harus berakomodasi
maksimal supaya obyek dapat terlihat. Saat membaca sebaiknya penerangan
dalam ruangan tersebut cukup, lebih baik lagi kalau cahaya datang dari arah
belakang anak. Tak hanya remang-remang, cahaya yang berlebihan pun sama
tak layaknya untuk kesehatan mata.
Mitos: Melihat laut/pemandangan hijau dapat menyembuhkan rabun jauh.
Fakta: Seperti otot-otot lainnya, otot mata pun butuh relaksasi. Sebagai
gambaran, seseorang yang duduk terlalu lama pinggangnya akan terasa pegalpegal.
Demikian halnya dengan mata. Kalau mata digunakan untuk melihat satu
fokus yang sama dalam waktu lama, misalnya membaca buku yang tebal, akan
terasa sangat lelah. Untuk itu disarankan melihat titik terjauh sebagai relaksasi
otot mata. Tidak harus melihat laut/pemandangan hijau, yang penting melihat titik
terjauh. Dan yang harus diingat, kegiatan ini bukan untuk menyembuhkan rabun
jauh melainkan sekadar sebagai relaksasi otot mata.
Mitos: Kacamata harus dipakai terus-menerus supaya minus mata tidak
bertambah.
Fakta: Mitos ini sama sekali tidak benar. Seorang dengan gangguan rabun jauh
akan kesulitan melihat tanpa kacamata. Itulah sebabnya kacamata harus dipakai.
Tapi tentu saja tidak di setiap kesempatan kacamata harus dipakai terus.
Bertambahnya minus disebabkan jarak retina ke lensa makin panjang seiring
bertambahnya usia dan bukan karena dipakai/tidaknya kacamata.
Ada juga anggapan kacamata jangan terus-terusan dipakai karena malah akan
menambah minus. Ini juga tak masuk logika. Sama dengan anggapan kalau
kacamata harus selalu dipakai agar kelainan refraksi tak tambah parah.
Perkembangan ukuran bola mata sama seperti perkembangan tubuh manusia.
Ukuran bola mata bayi akan lebih kecil ketimbang ukuran bola mata orang
dewasa. Hal ini berarti dari masa bayi hingga masa dewasa sebetulnya terjadi
perkembangan pada ukuran/dimensi bola mata. Pada 2 tahun pertama yang
sangat berkembang adalah sistem optik di bagian depan mata (segmen depan),
yaitu sebesar 60 %. Setelah usia 2 tahun segmen depan masih berkembang tapi
sudah tidak begitu pesat.
Segmen belakang akan tumbuh pesat saat usia anak berkisar 4 sampai 15 tahun
yang kemudian menjadi lambat perkembangannya dan berhenti di sekitar usia 18
tahun. Artinya, bagian belakang bola mata di mana retina berada makin lama
makin panjang sesuai dengan pertambahan usia. Jadi kalau pada usia 6 tahun
mata anak sudah mencapai minus dua, itu karena jarak retina ke lensa makin
panjang sehingga minusnya pun akan bertambah besar. Dengan kata lain,
penambahan minus pada usia pertumbuhan bisa dikatakan alamiah.
19.54 | 0 komentar | Read More

Dampak Sistem Pencahayaan bagi Kesehatan Mata

Negara kita yang terletak di daerah khatulistiwa, di mana sinar matahari pada
siang hari selama kurang lebih 12 jam dapat memberikan kebutuhan terhadap
makhluk hidup. Sehubungan dengan itu, aktivitas kita dalam bekerja bersumber
dari cahaya matahari dan pencahayaan buatan, yaitu listrik.
Cahaya buatan adalah cahaya yang berasal dari hasil karya manusia berupa
lampu yang dapat menyinari ruangan sebagai pengganti jika sinar matahari tidak
ada. Cahaya buatan yang tidak baik tentunya akan mengganggu aktivitas
keseharian kita, misalnya ditempat kita bekerja. Bahkan, dengan cahaya buatan
yang baik dan disaring dari “kesilauan” akan bisa mempertinggi aktivitas kita
dalam bekerja jika dibandingkan jika beraktivitas pada cahaya siang alamiah.
Perkembangan cahaya buatan dimulai dari cahaya obor dari kayu cemara, lampu
minyak tanah, lilin, lampu gas sampai pada lampu listrik. Setelah listrik
diketemukan, mungkin lampu-lampu jenis lain ada yang sudah tidak
dipergunakan lagi.
Efek pencahayaan ini bisa terjadi melalui tiga cara, yaitu; direct (langsung),
dimana cahaya yang diterima langsung dari sumbernya, misalnya lampu meja
untuk membaca; indirect (tak langsung), dimana bila cahaya yang diterima
merupakan hasil pantulan dinding dan loteng, seperti halnya di ruang tamu; semi
direct (genural diffusing), apabila cahaya itu datang dan dipancarkan kesegala
jurusan, seperti halnya di kantor-kantor.
Dalam menggunakan cahaya buatan, haruslah memenuhi beberapa syarat agar
tidak menimbulkan gangguan pada kesehatan mata, yaitu;
Pertama, pencahayaan buatan tidak boleh menimbulkan pertambahan udara (di
tempat kerja, misalnya) yang berlebihan. Jika hal ini terjadi, diusahakan supaya
suhu tersebut turun, misalnya dengan mengusahakan pengaturan ventilasi, AC,
dan fan;
Kedua, sumber haruslah bisa memberikan pencahayaan dengan intensitas yang
tetap, menyebar, merata, tidak berkedip-kedip, tidak menyilaukan, dan tidak
menimbulkan bayangan yang mengganggu.
Ketiga, pencahayaan haruslah cukup intensitasnya, sesuai dengan beban
aktivitas (bekerja) yang dilakukan oleh seseorang yang sedang melakukan suatu
pekerjaan.
Pengaruhnya bagi Mata
Sistem pencahayaan yang baik akan memungkinkan kita bisa beraktivitas atau
pun bekerja dalam keseharian kita secara jelas, tepat tanpa upaya-upaya yang
tidak perlu, pencahayaan mempunyai pengaruh terhadap kesehatan mata
sendiri. Bahkan, lebih jauh lagi terhadap keselamatan kerja, dan produktivitas
kerja.
Cahaya mempunyai sifat dapat membunuh kuman atau bakteri. Bahkan, cahaya
matahari sering dimanfaatkan untuk mengobati penyakit rachitis. Tetapi
sebaliknya terlalu banyak kena sinar matahari dapat pula mengakibatkan
penyakit kanker pada kulit. Adapun, cahaya bisa membunuh kuman atau bakteri,
misalnya kaca hijau; 45 menit, kaca merah 20–30 menit, kaca biru 10-20 menit,
kaca putih (langsung) 5-10 menit.
Cahaya didalam ruangan mungkin bisa saja dikurangi intensitasnya, tetapi hal ini
bisa mengurangi kelembaban dan suhu ruangan, serta dapat mengakibatkan
berkembangbiaknya serangga dan tikus dalam ruangan. Selain itu, pencahayaan
yang tidak baik akan menimbulkan terjadinya stres pada penglihatan. Stres pada
penglihatan ini bisa menimbulkan dua tipe kelelahan, yaitu kelelahan mata dan
kelelahan syaraf (visual and nenlous fatique). Kelelahan mata yang disebabkan
oleh stres yang intensif pada fungsi tunggal (single function) dari mata.
Stres yang persisten pada otot akomodasi (ciliary muscle) dapat terjadi pada saat
seseorang mengadakan inspeksi pada obyek-obyek yang berukuran kecil dan
pada jarak yang dekat dalam waktu yang lama dan stres pada retina dapat terjadi
bila terdapat “kontras” yang berlebihan dalam lapangan penglihatan (visual field)
dan waktu pengamatannya cukup lama.
Kelelahan pada mata ini ditandai oleh adanya iritasi pada mata atau konjungtivitis
(konjungtiva berwarna merah dapat mengeluarkan air mata), penglihatan ganda,
sakit kepala, daya akomodasi dan konvergensi menurun, ketajaman penglihatan
(visual acuity), kepekaan kontras (contras sensitivity) dan kecepatan persepsi
(speed of perception).
Dengan demikian, pergunakanlah pencahayaan atau penerangan sesuai dengan
kapasitas dan kebutuhan mata kita. Sebab, jika cahaya berlebihan hal ini bisa
menimbulkan kerusakan dan kelelahan pada mata kita. Bahkan, jika terlalu
berlebihan cahaya pun bisa mengakibatkan kebutaan.
Penulis adalah sanitarian, pemerhati kesehatan lingkungan, tergabung dalam
Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI), Bandung
Cara Menjaga Kesehatan Mata Kita
Written by Ratna Dwi Kusmaharini, SE Keindahan dunia dapat Anda nikmati
lewat mata. Lantas, bagaimana menjaga kesehatannya agar dunia dapat terus
ditatap? Salah satunya dengan melakukan pemijatan di kulit kepala dan hidung.
Pijat adalah salah satu teknik kuno yang dapat Anda lakukan sendiri. Terapi ini
merupakan cara penyembuhan yang aman, efektif, dan tanpa efek samping, bila
dilakukan sesuai prosedur. Teknik pijat, kata akupunturis Oei Gin Djing, dapat
digunakan untuk mengobati berbagai gangguan mata.
"Organ tubuh manusia yang dapat dipijat untuk mengobati gangguan mata
antara lain kulit kepala, sekeliling mata, hidung, telinga, tangan, dan kaki," ujar
praktisi pijat yang berpraktik di kawasan Sunter Hijau, Jakarta Utara ini.
Secara khusus Oei menjabarkan pijat kulit kepala dan pijat hidung. Berdasarkan
akupuntur kulit kepala (scalp akupunktur), daerah penglihatan yang berkaitan
dengan mata atau area visual (optic area) berada di atasserebelum (otak kecil)
yang terletak di bagian belakang kepala. Daerah ini, menurut Oei, sebaiknya juga
dipijat saat melakukan terapi pijat untuk gangguan mata.
Letak area visual tepatnya berada di daerah sanggul atau konde. Cara
menemukan lokasinya adalah dengan mengambil garis lurus dari belakang
kepala sejauh 4 cm ke atas, sejajar garis tengah. Posisi area visual berada 1 cm
di kiri dan kanan garis tengah tersebut.
Kelainan pada daerah penglihatan ini mengindikasikan adanya penyakit pada
saraf mata.
Lakukan sendiri Pijat Kepala!
a. Letakkan kedua ibu jari di pelipis dan kedelapan jari lainnya di tengah dahi.
Pijat daerah tengah dahi sampai ke belakang leher di titik fung che (lokasinya di
belakang leher, dalam sebuah lekukan di batas rambut), dengan kedelapan jari.
b. Letakkan kedua ibu jari di belakang leher atau di lekukan di belakang telinga.
Kemudian pijat daerah visual area dengan kedelapan jari lainnya. Pemijatan
dilakukan 12 menit. Boleh dilakukan setiap kali kepala dan mata Anda terasa
tidak enak.
Manfaat dan Sifat Titik Fung Che:
1. Mempertajam penglihatan, menguatkan mata saat lelah dan kabur.
2. Melancarkan saraf.
3. Mengusir angin dan menetralkan panas.
4. Mengurangi mata nyeri dan merah, rabun senja.
5. Meredakan influenza dan hidung tersumbat.
6. Mengusir kaku dan nyeri di pundak dan, sakit kepala.
7. Menurunkan tekanan darah tinggi.
Pijat Hidung
Menurut Oei, berdasarkan dokumen kuno dan uji coba di berbagai klinik
akupuntur, pijat hidung sangat bermanfaat untuk meredakan gangguan pada
mata. Berikut daerah di hidung yang perlu dipijat: (lihat gambar diatas)
1. Titik kepala dan muka
Terletak di atas garis tengah hidung, pada jarak sepertiga lebar dahi dari batas
rambut depan. Lebar dahi diukur dari titik tengah garis yang menghubungkan
puncak kedua alis dengan titik tengah batas rambut depan. Khasiat pijat di titik ini
untuk mengatasi keluhan di daerah muka dan kepala.
2. Titik tenggorokan
Terletak di pertehgahan antara titik nomor 1 dan nomor 3. Khasiatnya dapat
mengatasi keluhan di daerah tenggorokan, leher, dan pita suara.
3. Titik paru-paru unsur logam
Terletak di pertengahan antara kedua ujung alis. Paru-paru berhubungan dengan
lingkungan luar melalui hidung dan berhubungan dengan usus besar. Paru-paru
mendapatkan oksigen dengan perantaraan hidung yang menghirup udara.
4. Titik jantung unsur api
Terletak di pertengahan antara kedua sudut mata dalam. Organ jantung
berhubungan dangait lidah dan usus kecil.
5. Titik hati unsur kayu
Terletak d puncak tulang hidung atau di pertengahan garis yang menghubungkan
kedua puncak tulang pipi. Organ hati berhubungan dengan lingkungan luar
melalui mata dan berhubungan dengan kandungan empedu. Kondisi hati yang
buruk tercermin di mata. Contohnya, mata penderita hepatitis terlihat kuning.
6. Titik limpa unsur tanah
Terletak di batas bawah tulang hidung. Limpa berhubungan dengan lingkungan
luar melalui bibir dan berhubungan dengan lambung. Limpa berfungsi mengatur
sel darah merah. Bila kekurangan darah, bibir penderitanya akan terlihat pucat.
7. Titik ginjal unsur air
Berada di atas puncak hidung. Ginjal berhubungan dengan lingkungan luar
melalui telinga. Baik buruknya telinga menggambarkan kondisi ginjal. Ginjal juga
berhubungan dangan kandung kemih.
8. Titik kelamin luar
Terletak tepat pada batas bawah hidung. Khasiatnya mengatasi gatal-gatal pada
alat kelamin.
9. Titik ying siang dan titik nei ying siang
Terletak di samping cuping hidung sebelah bawah sekitar 1 cm ke arah luar dan
di sisi cuping hidung bagian atas. Khasiat terapi di titik ini untuk mengobati
gangguan pada bola mata, hidung tersumbat, mimisan, dan hidung meler atau
rhinitis.
Sumber : Senior
19.47 | 1 komentar | Read More